Prancis Kerahkan Kapal Perang ke Laut China Selatan

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – Angkatan Laut Prancis akan kembali mengirim kapal perang mereka melintasi Laut China Selatan. Kegiatan itu dilakukan sebagai bagian misi pelayaran militer dan kebebasan navigasi tahunan bernama Jeanne d’Arc.

Angkatan Laut Prancis mengutus dua kapal, yakni kapal fregat Surcouf dan kapal serang amfibi Tonnerre ke wilayah perairan yang disengketakan oleh sejumlah negara itu. Meski begitu, Kapten kapal AL Prancis, Kapten Arnaud Tranchant, menyatakan tidak bakal melintasi Selat Taiwan guna menghindari ketegangan hubungan diplomatik dengan China.

Menurut para pengamat, mengutus dua kapal perang itu adalah wujud kebijakan strategis Prancis di kawasan Indo-Pasifik. Mereka beralasan ingin mempertahankan hak kebebasan navigasi berdasarkan hukum internasional, sambil meningkatkan pengaruh di kawasan itu.

“(Dengan tidak melintasi Selat Taiwan) Itu adalah hal positif yang bisa dilakukan,” kata peneliti tamu Yayasan Riset Strategis, Antoine Bondaz.

Pada awal Februari lalu, kapal selam AL Prancis, Emeraude, dan kapal pendukung Seine, juga melintasi Laut China Selatan. China mengklaim hampir semua wilayah di laut China Selatan. Sementara Taiwan, Filipina, Brunei Darussalam, Malaysia dan Vietnam juga mengklaim sebagian kawasan itu, yang diyakini menyimpan banyak cadangan minyak dan gas. (*)

BERITA REKOMENDASI