Presiden Jokowi Ingin Tingkatkan Akses Pendidikan bagi Anak TKI

MALAYSIA, KRJOGJA.com – Mendorong peningkatan akses atas pendidikan bagi anak-anak dari para pekerja migran Indonesia di Malaysia menjadi salah satu perhatian kebijakan luar negeri Presiden Jokowi.

Oleh karenanya, hal tersebut akan dibicarakan oleh Jokowi dengan Perdana Menteri Malaysia, Tun Mahathir Mohamad dalam kunjungan kerja ke Kuala Lumpur pada 8 – 9 Agustus 2019 mendatang.

Dalam lawatan pekan ini, Jokowi turut didampingi oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.

"Salah satu isu adalah membicarakan peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak dari pekerja migran Indonesia di Malaysia," kata Direktur Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri RI, Denny Abdi, dalam keterangannya Rabu (7/8/2019).

Atas koordinasi dengan Malaysia, saat ini Indonesia telah memiliki sekitar 200 community learning centre yang tersebar di Sabah dan Sarawak. Fasilitas itu diperuntukkan agar anak-anak WNI yang ikut bersama orang tua ke Malaysia tetap dapat mengenyam pendidikan formal.

"Pak Jokowi meminta peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak kita di sana … dengan penambahan pembangunan community learning centre di Malaysia," lanjut Denny.

"Kita ingin agar community learning centre serupa juga ada di wilayah Malaysia semenanjung," tambahnya.

Denny juga menjelaskan bahwa kunjungan tersebut akan menjajaki rencana pertemuan Annual Consultation RI – Malaysia 2019.

Pertemuan itu merupakan agenda rutin, di mana pejabat dari kedua negara "membahas isu-isu yang lebih kompleks" perihal hubungan RI – Malaysia, kata Denny, yang menambahkan bahwa tanggal pasti perhelatan tersebut akan ditentukan kemudian.

Kunjungan Presiden Jokowi ke Malaysia pekan ini merupakan balasan dari lawatan PM Mahathir yang telah berkunjung ke Indonesia pada Juni 2018 lalu. Itu merupakan kunjungan kenegaraan resmi pertama Mahathir usai kembali terpilih sebagai kepala pemerintahan Negeri Jiran setelah memenangi Pemilu 2018.(*)

BERITA REKOMENDASI