Presiden Korsel Mengakui Gagal Melindungi Warga Negara

Editor: Ivan Aditya

KORSEL, KRJOGJa.com – Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengakui jika ia dan pemerintahannya telah gagal dalam upaya melindungi warga negara. Pernyataan Moon disampaikan setelah seorang pejabat sipil ditembak mati oleh militer Korea Utara.

Kematian pejabat Korsel sempat menuai kritik hingga memicu kemarahan warga. Pemerintah dianggap telah lalai karena membuang banyak waktu hingga pejabat tersebut gagal diselamatkan. Moon menyampaikan permintaan maaf dan ucapan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Belasungkawa yang dalam kepada anggota keluarga yang berduka dan juga meminta maaf kepada publik atas keterkejutan dan kemarahan,” ujarnya.

Merespons kejadian tersebut, Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un sempat menyampaikan permintaan maaf resmi kepada Korsel. Moon mengatakan, permintaan maaf tersebut menunjukkan Kim sangat ingin mencegah gangguan dalam hubungan bilateral antar dua negara. Korsel telah mengusulkan penyelidikan bersama dengan Korut atas insiden penembakan tersebut.

“Harapan kami, insiden tragis ini tidak hanya berakhir sebagai insiden (tragis) melainkan menciptakan ruang untuk dialog dan kerja sama, menjadi peluang untuk mengembangkan hubungan Selatan-Utara,” kata Moon. (*)

BERITA REKOMENDASI