Proyek Pembangunan Jembatan di China Cemari Air

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – China menghentikan pembangunan sebuah jembatan di provinsi Hubei, Jingzhou, setelah proyek itu membuat 6.000 ikan langka sturgeon mati. Proyek konstruksi yang dilakukan di lokasi cagar alam nasional itu dilakukan secara ilegal.

Menurut laporan media, ikan-ikan itu mati akibat polusi, suara alat berlebihan, dan perubahan sumber air akibat pembangunan proyek jembatan itu. Ikan sturgeon di China sendiri sudah hampir punah akibat polusi, penangkapan berlebihan, dan proyek konstruksi bendungan di sepanjang Sungai Yangtze.

Pembangunan berlebihan di sungai tersebut juga berdampak pada pengurangan populasi lumba-lumba lokal yang sering disebut sebagai "ikan duyung Yangtze." Berdasarkan data Uni Internasional untuk Konservasi Alam, di China sendiri ada 1.085 hewan dan tanaman asli yang masuk kategori terancam punah. (*)

BERITA REKOMENDASI