Puluhan Tim Peneliti UGM Terlibat Riset Covid-19

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Puluhan tim peneliti UGM telah mengajukan proposal kegiatan penelitian, dan menerima rekomendasi untuk pendanaan dari Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Tahap I. Konsorsium dibentuk oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19.

“Terima kasih kepada Rektor serta Direktur Penelitian UGM yang sudah memobilisasi para peneliti dan dalam waktu yang singkat banyak peneliti yang bisa terlibat,” kata Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19, Prof dr Ali Gufron Mukti MSc PhD disela penyerahan SK Penetapan Proposal Kegiatan kepada Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono MEng DEng IPU ASEAN Eng.

Menutur Ali Ghufron, konsorsium ini terdiri dari lembaga riset baik pemerintah, perguruan tinggi, swasta, hingga industri yang diarahkan untuk menghasilkan inovasi-inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia untuk melawan Covid-19 dalam bentuk produk dan pengkajian. UGM meloloskan sebanyak 21 judul riset dan inovasi dari berbagai bidang yang memenuhi persyaratan administrasi dan persyaratan substansi yang direkomendasikan untuk diusulkan mendapatkan pendanaan.

Kegiatan penelitian difokuskan pada invensi dan inovasi pada lima bidang, yaitu pencegahan, deteksi dan skrining, alat kesehatan dan pendukung, terapi, serta sosial humaniora. Ali mengungkapkan, UGM telah memiliki beragam produk penelitian terkait sarana pendukung penanganan Covid-19 yang potensial untuk dikembangkan.

Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah produksi ventilator yang disebut paling canggih dari yang pernah diproduksi di Indonesia, meski produk tersebut masih perlu melalui proses pengujian. (Dev)

BERITA REKOMENDASI