Putera Mahkota Saudi Dilaporkan

Editor: Ivan Aditya

JERMAN, KRJOGJA.com – Lembaga nirlaba pers asal Prancis, Reporter Tanpa Batas (RSF), mengadukan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, kepada Kejaksaan Jerman. Penyebabnya adalah dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan sang pangeran terkait pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi dan persekusi sejumlah jurnalis di Saudi.

RSF mendaftarkan pengaduan itu melalui kantor Kejaksaan Federal Jerman di Karlsruhe pada Senin (1/3) lalu. Juru bicara Kejaksaan Federal Jerman, Markus Schmitt, mengatakan belum bisa memperkirakan kapan jaksa akan menentukan sikap karena masih menelaah dokumen setebal 500 halaman.

“Saya hanya bisa mengatakan kami akan mengevaluasi dokumen pengaduan itu sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Schmitt.

Isi laporan aduan itu sebagian berdasarkan atas dokumen laporan intelijen Amerika Serikat tentang keterlibatan Mohammed bin Salman dalam kasus pembunuhan Khashoggi.

Di dalam laporan itu disebut ada lima petinggi Saudi yang terlibat kasus itu, yakni sang putra mahkota, lalu Penasihat Kerajaan Saud Al-Qahtani dan mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Saudi Ahmad Mohammed Asiri dan anak buahnya, Maher Abdulaziz Mutreb, dan konsul jenderal Saudi di Turki saat peristiwa itu terjadi.

Menurut isi dokumen RSF, seluruh pejabat itu terlibat dalam mengatur dan bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap Khashoggi, serta peran mereka dalam membuat kebijakan untuk menyerang dan membungkam jurnalis.

Menurut laporan intelijen AS, Pangeran Mohammed bin Salman memegang kendali penuh terhadap lembaga intelijen, dan sangat kecil kemungkinan operasi untuk menghabisi Khashoggi dilakukan tanpa sepengetahuannya. (*)

BERITA REKOMENDASI