Putin Anggap Musik Rap Sebabkan Degradasi Bangsa

Editor: Ivan Aditya

RUSIA, KRJOGJA.com – Presiden Rusia Vladimir Putin mengaku dirinya tak ingin mencekal musik rap di Rusia. Ia hanya ingin mengontrol untuk menghindari 'degradasi negara'. Putin diketahui mengadakan pertemuan dengan penasihat budaya setempat untuk mendiskusikan sikap yang sebaiknya diambil terkait penahanan rapper Husky.

Husky, bernama asli Dmitri Kuznetsov, ditahan sejak November lalu setelah konsernya dicekal dengan alasan kontennya terlalu ekstrim. Rapper 25 tahun itu pun memanjat atap mobil dan nge-rap di sana selama 30 detik sebelum dipaksa turun oleh polisi.

Dituduh melakukan kekacauan di tempat umum, masalah Husky bertambah karena dirinya menolak melakukan tes medis. Selama ini ia dikenal karena lirik-liriknya yang cenderung kritis terhadap pemerintahan.

Dalam pertemuan yang disiarkan secara langsung tersebut, Putin berpendapat daripada melarang musik rap, dirinya lebih memilih untuk 'memimpin dan mengarahkannya'. "Bagaimana untuk mengendalikan dan mengarahkan ke arah yang diperlukan, itu isu yang terpenting," ujar Putin.

Menurut Putin, musik rap didasari oleh tiga hal, yaitu seks, obat-obatan terlarang dan protes. "Yang paling harus diperhatikan adalah obat-obatan terlarang. Hal itu sangat jelas. Itu [obat-obatan] adalah jalan menuju degradasi bangsa," lanjutnya. (*)

BERITA REKOMENDASI