Putin Bela Assad

Editor: Ivan Aditya

RUSIA (KRjogja.com) – Rusia mempertanyakan temuan dari penyelidikan yang dipimpin PBB terkait penggunaan senjata kimia oleh resim Bashar al-Assad. Rusia mengklaim jika tudingan tersebut tidak cukup meyakinkan untuk memicu dijatuhkannya sanksi.

Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin mengatakan ia mempertanyakan dengan serius temuan tim panel dan menyarankan untuk melanjutkan pekerjaannya. Hal itu diungkapkannya setelah Dewan Keamanan PBB melakukan pertemuan tertutup untuk membahas temuan tersebut.

Sebelumnya, laporan dari Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia (OPC) menyimpulkan gas beracun telah digunakan sebagai senjata dalam perang lima tahun di Suriah. Tim panel penyelidikan, yang dikenal dengan Mekanisme Investigasi Bersama (JIM), menuding rezim Assad menggunakan senjata kimia.

Sedangkan Dubes Suriah Bashar Jaafari menolak temuan itu. Ia mengatakan panel kekurangan “bukti fisik” untuk mendukung kesimpulan bahwa bom barel klorin dijatuhkan pada warga sipil. “Laporan itu benar-benar didasarkan pada saksi yang diajukan oleh kelompok bersenjata teroris,” kata Jaafari kepada wartawan. (*)

 

BERITA REKOMENDASI