Putuskan Dagang dengan Korut, Filipina Patuhi Resolusi PBB

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA, KRJOGJA.com – Filipina telah menghentikan hubungan perdagangan dengan Korea Utara (Korut). Kebijkan itu diambil untuk memenuhi resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB terkait uji coba rudal berulang kali.

"Kami dapat mengatakan bahwa kami telah menghentikan hubungan perdagangan dengan Korea Utara," kata Menteri Luar Negeri Alan Peter Cayetano.

Filipina adalah mitra dagang terbesar kelima Korut. Nilai perdagangan bilateral dari Januari hingga Juni tahun ini senilai USD28,8 juta, menurut Badan Promosi dan Invenstasi Perdagangan Korea.

Secara tahunan, Korut mengimpor USD28,8 juta produk dari Filipina pada tahun 2016, meningkat 80 persen dari tahun sebelumnya, sementara impor Manila dari Pyongyang melonjak 170 persen menjadi USD16,1 juta.

Menurut Departemen Perdagangan dan Industri Filipina (DTI), ekspor utama ke Korut pada tahun 2015 adalah komputer, papan sirkuit terpadu, pisang dan pakaian dalam wanita. (*)

BERITA REKOMENDASI