Raja Salman Minta Intelijen Saudi Dirombak

Editor: Ivan Aditya

ARAB, KRJOGJA.com – Kerajaan Arab Saudi menyatakan mereka bakal membentuk badan khusus buat mengawasi kegiatan intelijen. Mereka mengklaim hal itu dilakukan selepas kasus dugaan pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi pada 2 Oktober lalu di konsulat mereka di Istanbul, Turki.

Perintah itu disampaikan langsung oleh Raja Salman. Dia meminta anaknya, Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman untuk memimpin restrukturisasi badan mata-mata Saudi. Sebab mereka menjadi sasaran dan dituduh terlibat langsung, meski mereka menyangkal.

Komite restrukturisasi yang dipimpin Pangeran Mohammed menyetujui pembentukan tiga departemen, untuk memastikan operasi intelijen sejalan dengan kebijakan kerajaan. Hanya saja mereka tidak menyatakan langkah itu diambil terkait kasus Khashoggi.

Kerajaan Saudi mengklaim operasi pembunuhan terhadap Khasoggi dipimpin oleh Wakil Kepala Badan Intelijen Ahmad al-Assiri dan penasihat kerajaan, Saud al-Qahtani. Keduanya saat ini sudah ditahan. (*)

BERITA REKOMENDASI