RI Beri Pelatihan Keprotokolan Kepada Gambia

BANJUL, KRJOGJA.com – Pelatihan Keprotokolan dan Manajemen Konferensi Internasional yang merupakan kerja sama bantuan teknik Pemerintah Indonesia melaluo  Kementerian Luar Negeri RI kepada Pemerintah Gambia.

Pelatihan ini dibuka oleh Menteri Luar Negeri Gambia H.E. Mr. Ousainu Darboe dan Duta Besar RI untuk Republik Gambia, Mansyur Pangeran, mewakili Menteri Luar Negeri RI pada Senin (04/12/2017) di Banjul, Gambia.

Menlu Ousainu Darboe dalam sambutannya menyampaikan pelatihan merupakan bukti nyata eratnya hubungan kerja sama bilateral dan persahabatan kedua Negara. Pelatihan ini juga merupakan program yang sangat tepat dan bermanfaat bagi Gambia yang akan menjadi Host KTT OKI pada tahun 2019. 

"Semua peserta pelatihan diminta untuk serius mengikuti pelatihan karena akan menjadi panitia inti keprotokolan dalam KTT OKI 2019 nanti."

Menlu Ousainu menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah memberikan bantuan teknik pelatihan keprotokolan dan manajemen konferensi internasional ini.

Duta Besar RI Mansyur Pangeran dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa program pelatihan ini dirancang sebagai hasil nyata kerja sama persahabatan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Gambia.

Pelatihan dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi komitmen Pemerintah Indonesia dalam skema Asia – Africa Strategic Partnership (NAASP) yang digagas oleh Menlu Gambia sebelumnya yaitu Neneh MacDouall Gaye kepada Menlu RI Retno LP. Marsudi pada event OIC Extra Ordinary Summit, 6-7 Maret 2016 di Jakarta. (*)

BERITA REKOMENDASI