Rousseff Tentukan Nasib

Editor: Ivan Aditya

JERMAN (KRjogja.com) – Presiden nonaktif Brasil Dilma Rousseff membantah tuduhan bahwa dirinya memanipulasi rekening anggaran negara dan menolak pemakzulan terhadap dirinya. Rousseff, perempuan pertama yang menjadi presiden Brasil, bersaksi untuk pertama kali di persidangan beberapa jam sebelum senator memulai sidang untuk menentukan nasibnya.

"Saya datang untuk menghadap yang mulia dan mengatakan bahwa saya tidak melakukan kejahatan," ujar Rousseff dengan suara tenang dan tegas dari podium ruang Senat.

Semua indikasi mengarah pada pelengseran jabatannya, mengakhiri 13 tahun kekuasaan Partai Buruh sayap kiri di negara terbesar Amerika Latin itu. Melabeli tuduhan terhadap dirinya sebagai dalih kudeta konstitusi, Rousseff menyebut dirinya sebagai pejuang demokrasi mendesak Senat menolak pemakzulan terhadap dirinya.

Namun momentum untuk menurunkan dia dari jabatannya juga dipicu oleh kemarahan besar akibat resesi terpanjang dalam sejarah Brasil, serta kelumpuhan politik dan skandal korupsi besar yang terpusat di perusahaan minyak negara Petrobas. (*)

BERITA REKOMENDASI