Rusia Anggap Lebih Ungul Persenjataan dari Amerika

Editor: Ivan Aditya

RUSIA, KRJOGJA.com – Rusia tetap mengklaim menang dalam persaingan pengembangan senjata dengan Amerika Serikat walaupun terjadi kecelakaan dalam uji coba rudal berbahan bakar nuklir pekan lalu.

"Presiden kami sudah berulang kali mengatakan bahwa teknik Rusia dalam sektor ini melampaui level yang dicapai negara-negara lain saat ini. Ini sangat menarik," ujar juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Peskov melontarkan pernyataan ini tak lama setelah Presiden AS, Donald Trump, mengklaim bahwa negaranya memiliki teknologi yang mirip dengan roket Rusia tersebut, tapi lebih mutakhir. "Ledakan 'Skyfall' di Rusia membuat orang khawatir akan udara di sekitar fasilitas. Tidak baik!" kicau Trump melalui Twitter.

Rusia sendiri mengklaim bahwa rudal 9M730 Burevestnik itu akan memiliki jarak jangkauan tak terhingga dan dapat menangkal segala ancaman. Namun, terjadi ledakan saat Rusia menguji coba rudal itu di fasilitas mliter di Artika, pantai Laut Putih, pada Kamis pekan lalu. Insiden itu menewaskan lima pekerja.

Badan Nuklir Rusia, Rosatom State Atomic Energy Corporation, menjelaskan bahwa insiden itu terjadi ketika militer menguji coba senjata baru di lepas pantai Arkhangelsk. Bahan bakar tiba-tiba meledak dan menyebabkan pekerja terhempas ke laut. (*)

BERITA REKOMENDASI