Rusia dan Inggris Saling Tuding

Editor: Ivan Aditya

RUSIA, KRJOGJA.com – Alexander Yakovenko, Dubes Rusia untuk Inggris, mengatakan pihaknya menerima memo diplomatik bahwa mantan agen ganda Sergei Skripal dan putrinya dalam kondisi kritis. Namun ia juga menuding bahwa Inggris menyembunyikan informati detail soal kondisi Skripal.

"Inggris terus menyembunyikan rekam medis dari kami. Rusia tidak punya akses kepada korban, kami tak memiliki kesempatan untuk bicara kepada dokter," cetusnya.

Indikasinya, lanjut dia, adalah bahwa pihaknya kesulitan menemukan foto Skripal setelah kejadian. "Tak seorang pun mempublikasikan fotonya. Mereka mungkin masih hidup, mungkin tidak, atau mungkin tidak terjadi apa pun sama sekali," ia menambahkan.

Yakovenko menambahkan bahwa 23 diplomat Rusia yang masuk dafar hitam Inggris akan meninggalkan negara itu. Sebelumnya, mantan agen ganda Sergei Skripal bersama putrinya Yulia Skripal ditemukan dalam kondisi tak sadar di sebuah bangku di Salisbury, Inggris. Mereka kemudian dilarikan ke RS dalam kondisi kritis.

Inggris menuding Rusia melakukan percobaan pembunuhan terhadap mantan mata-mata Rusia itu. Bersama dengan Amerika Serikat, Jerman, dan Prancis, Inggris meminta penjelasan kepada Kremlin terkait kasus tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI