Rusia dan Turki Setujui Zona Demiliterisasi

Editor: Ivan Aditya

RUSIA, KRJOGJA.com – Presiden Rusia dan Turki telah bersepakat menciptakan zona demiliterisasi di sekitar Idlib, Suriah. Kesepakatan ini ditujukan untuk mencegah serangan militer di provinsi yang dikuasai para pemberontak.

"Kami telah memutuskan untuk membuat zona demiliterisasi sekitar 15 hingga 20 kilometer jauh di sepanjang garis kontak antara oposisi bersenjata dan pasukan rezim pada 15 Oktober tahun ini," kata Presiden Rusia Vladimir Putin.

Putin telah berbicara dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan selama lebih dari empat jam. Menurut Putin, kesepakatan ini perlu diikuti dengan penarikan semua kombatan radikal dari Idlib termasuk Front Al-Nusra.

Kedua pemimpin itu juga setuju menarik persenjataan berat dari zona demiliterisasi, termasuk tank, beberapa sistem roket peluncuran, dan peluncur roket milik semua kelompok bersenjata.

"Pengendalian di zona demiliterisasi akan diatur bersama dengan kelompok patroli dari kontingen Turki dan kontingen polisi militer Rusia," katanya.

Putin menambahkan pada akhir tahun, rute transportasi antara Latakia dan Aleppo serta Latakia dan Hama harus dipulihkan. Erdogan mengatakan tindakan itu akan mencegah krisis kemanusiaan. (*)

BERITA REKOMENDASI