Rusia Tempatkan Pasukan di Pulau Sengketa dekat Jepang

MOSKOW, KRJOGJA.com – Pemerintah Rusia pada Senin mengatakan akan membangun barak baru untuk menempatkan pasukannya di rangkaian pulau sengketa di dekat Jepang dan berencana membangun fasilitas lainnya untuk kendaraan lapis baja. 

Langkah ini dikhawatirkan akan memicu kemarahan dari Tokyo yang telah mendesak Moskow untuk mengurangi aktivitas militernya di sana. Dalam pengumuman yang dilansir Reuters, Selasa (18/12/2018), Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa Moskow berencana memindahkan pasukannya ke empat kompleks perumahan di dua dari empat pulau sengketa yang dikenal dengan nama Kepulauan Kuril Selatan di Rusia dan Wilayah Utara di Jepang. Pemindahan itu dijadwalkan akan dilakukan pekan depan.

Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa mereka ingin pasukan dan keluarga mereka pindah ke dua kompleks perumahan baru di Iturup (Etorofu di Jepang), dan ke dua kompleks lainnya di pulau Kunashir (Kunashiri di Jepang), di 25 Desember

Pengumuman itu disampaikan setelah Kremlin mengatakan bahwa Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe berencana mengunjungi Rusia pada 21 Januari mendatang. Dalam beberapa bulan terakhir kedua negara telah memulai kembali upaya untuk menyelesaikan sengketa wilayah yang membuat Jepang dan Rusia belum dapat menandatangani perjanjian perdamaian Perang Dunia II sampai hari ini.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada reaksi langsung dari Jepang mengenai pengumuman tersebut. Pada Juli, Tokyo mengatakan bahwa pihaknya telah meminta Rusia untuk mengurangi kegiatan militernya di pulau-pulau sengketa, namun permohonan itu ditolak oleh Moskow yang menganggapnya sebagai diplomasi megafon dari Jepang. (*)

BERITA REKOMENDASI