Rusia Tepis Tuduhan Amerika

Editor: Ivan Aditya

RUSIA, KRJOGJA.com – Tuduhan Amerika Serikat yang menyebut bahwa warga negara Rusia ikut campur dalam pemilihan presiden AS dianggap tidak masuk akal. Hal itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.

Hal ini menanggapi dakwaan Dewan Juri Federal AS pada Jumat (16/02/2018) terhadap 13 warga negara Rusia dan tiga entitas Rusia yang dituduh mencampuri pemilihan dan proses politik AS.

"13 orang ikut campur dalam pemilihan A.S.? 13 melawan anggaran layanan intelijen miliaran? Melawan intelijen dan kontraintelijen, melawan perkembangan dan teknologi terkini? Tidak masuk akal? Ya," tulis Zakharova.

Seorang pengusaha Rusia Evgeny Prigozhin yang ikut didakwa juri federal AS, tidak menunjukkan kemarahannya atas dakwaan tersebut. Dia bersama 12 warga Rusia lainnya didakwa atas dugaan mencampuri pencalonan pemilihan di AS.

Dalam dokumen pengadilan, pemerintah AS mengatakan bahwa entitas Rusia mulai mencampuri proses politik AS, termasuk pemilihan presiden 2016, sejak awal 2014. (*)

BERITA REKOMENDASI