Saham Sektor Energi Amerika Anjlok

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Sepanjang 2019 kinerja saham perusahaan energi di Amerika Serikat (AS) anjlok. Meskipun AS produsen minyak mentah dan gas alam terbesar di dunia, saham energi malah merugi.

Indeks saham S&P 500 untuk sektor energi hanya membagikan dividen 6 persen. Indeks sektor energi menjadi yang terlemah di pasar saham sepanjang 2019.

Kinerja ini berkebalikan dengan sektor teknologi yang menjadi 'raja' indeks S&P 500 dengan memberikan imbal hasil paling besar. Sektor ini memberikan dividen hampir mencapai 400 persen.

Tren saham energi yang anjlok memang bukan hal baru. Kinerja saham energi sudah anjlok sekitar delapan tahun berturut-turut. 

"Itu sangat suram," kata Pavel Molchanov, seorang analis energi Raymond James.

Kinerja cadangan energi yang buruk sebagian besar didorong oleh rendahnya harga minyak dan gas alam.

"Perusahaan minyak serpih merupakan 'korban' dari kesuksesan mereka sendir, Mereka menghasilkan begitu banyak minyak sehingga mereka menginjak diri mereka sendiri," kata Bob McNally, presiden perusahaan konsultan Rapidan Energy Group. (*)

BERITA REKOMENDASI