Satelit Amerika Hilang di Udara

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Roket komersial yang membawa tujuh satelit hilang setelah lepas landas dari landasan peluncuran Selandia Baru, kata pemilik Rocket Lab.

“Kami kehilangan penerbangan dalam misi ini,” cuit Peter Beck pendiri dan kepala eksekutif Rocket Lab, di Twitter.

Rocket Lab mendaftarkan diri sebagai perusahaan Amerika Serikat (AS) dengan kantor pusat di anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki sepenuhnya dimiliki Selandia Baru dan berspesialisasi dalam mengirimkan satelit kecil ke orbit Bumi yang rendah.

Pendukungnya termasuk perusahaan AS Khosla Ventures, Bessemer Venture Partners, Lockheed Martin, Promus Ventures dan Data Collective. Dalam sebuah pernyataan di situs webnya, Rocket Lab mengatakan telah mengalami anomali empat menit dalam penerbangan dan bekerja sama dengan Administrasi Penerbangan Federal di Amerika Serikat untuk mengidentifikasi penyebabnya.

Roket itu membawa satelit untuk perusahaan Spaceflight, Canon Electronics, Planet dan In-Space Missions, kata Beck. (*)

BERITA REKOMENDASI