Saudi Terapkan Protokol Ketat Bagi Jamaah Umrah

Editor: Ivan Aditya

ARAB, KRJOGJA.com – Pemerintah Arab Saudi mengizinkan kembali warga lokal dan ekspatriat kerajaan melakukan umrah tahap pertama setelah enam bulan absen karena pandemi virus corona.

Kementerian Haji dan Umrah menulis di Twitter bahwa gelombang pertama umrah dilakukan dengan mengikuti protokol pencegahan penyabaran virus corona. Sejumlah protokol tersebut meliputi kapasitas hingga aturan menjaga kebersihan.

Mengutip Anadolu, warga Arab Saudi dan penduduk asing kerajaan diizinkan melakukan umrah di Masjidil Haram dengan kapasitas 30 persen atau enam ribu orang per hari.

Barikade yang ditempatkan di sekitar Ka’bah dan Hajar Aswad akan tetap berada di tempatnya. Pengunjung dilarang menyentuh barikade itu sebagai bagian dari tindakan pencegahan Covid-19.

Protokol kesehatan lain yang diterapkan menyatakan bahwa jemaah tidak akan diizinkan berkumpul dan mereka dilarang melakukan pertemuan untuk meminimalkan kontak fisik antar jemaah. Untuk memastikan jarak sosial di dalam masjid, jemaah akan dibagi menjadi beberapa kelompok. (*)

BERITA REKOMENDASI