Saudi Tolak Dokumen Intelijen Amerika

Editor: Ivan Aditya

ARAB, KRJOGJA.com – Arab Saudi menolak dokumen intelijen Amerika Serikat (AS) yang mengindikasikan bahwa Putra Mahkota, Pangeran Mohammed bin Salman merestui pembunuhan jurnalis pengkritik kerajaan, Jamal Khashoggi pada 2018 lalu.

“Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sepenuhnya menolak penilaian negatif, salah, dan tidak dapat diterima dalam dokumen tersebut. Dokumen tersebut berisi informasi dan kesimpulan yang tidak akurat,” tulis Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.

Dokumen tersebut menyimpulkan bahwa Khashoggi dinyatakan tewas di dalam gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki pada 2018 lalu. “Sangat disayangkan atas hadirnya dokumen ini yang tidak akurat, sementara kerajaan dengan jelas mengecam kejahatan keji ini,” tulis Kementerian Luar Negeri.

Kerajaan Arab Saudi, tulis pernyataan tersebut, menolak tindakan apa pun yang melanggar kedaulatan dan kemandirian sistem peradilannya. (*)

BERITA REKOMENDASI