Selain Indonesia, Negara Ini Pernah Alami ‘Blackout’ Terparah

SEJAK Minggu (04/08/2019) hingga Senin (05/08/2019) sejumlah wilayah di Jabodetabek hingga Bandung mengalami pemadaman lampu atau blackout. Akibatnya sejumlah transportasi berbasis listrik seperti Moda Raya Tepadu (MRT), Light Rail Transit (LRT) hingga KRL Commuter Line pun lumpuh total. 

Semua warga yang menggunakan transportasi tersebut merasakan akibatnya. Tak hanya itu seluruh lampu lalu lintas juga mati, alhasil kemacetan makin parah karena tidak ada yang mengaturnya. Keberadaan listrik saat ini memang menjadi tambatan utama bagi masyarakat, kalau mati seakan tak ada kehidupan di dunia.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyebut pemadaman kali ini terjadi karena gangguan sistem di wilayah Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta. Diketahui sedikit wilayah Jawa Tengah seperti Brebes terdampak karena alirannya dipasok dari Jawa Barat.

Namun. Tahukah Anda, bahwa peristiwa pemadaman ini tidak hanya pernah terjadi di Indonesia saja, namun bahkan di beberapa negara di dunia pernah terjadi dan lebih parah.

1. Northeast blackout tahun 1965

Beberapa negara bagian di timur laut Amerika Serikat hingga Kanada tampaknya sedang tertimpa sial pada 9 November 1965. Pada pukul 5:27 pm, lebih dari 128 km kawasan tersebut mengalami salah satu blackout terparah sepanjang sejarah. Efeknya berdampak bagi 30 juta jiwa, sekitar 800.000 pengguna transportasi terjebak di kereta api bawah tanah New York karena blackout terjadi di jam sore yang sibuk.

Banyak hal menjadi kacau, termasuk bagi pilot pesawat yang kebingungan untuk melakukan landing. Blackout terjadi selama 13 jam.’

Kejadian kedua terjadi kembali pada 14 Agustus 2003. Sekitar pukul 4:10 pm, 55 juta orang merasakan efek blackout di beberapa negara bagian di Amerika Serikat. Bahkan selama hampir dua hari, banyak orang harus tidur di luar ruangan dengan terpaksa karena merasa panas.

Kerugian dilaporkan mencapai $6 miliar dalam blackout yang dikabarkan terjadi akibat kesalahan teknis dari pihak petugas dan alat-alat yang ada di FirstEnergy.

2. Southern Brazil blackout tahun 1999

Kota-kota besar di Brazil termasuk Sao Paulo dan Rio de Janeiro mendadak lumpuh pada blackout yang berefek pada sekitar 97 juta jiwa ini. Tidak ada yang bisa disalahkan karena alam menjadi penyebab blackout yang menyebabkan banyak orang terjebak di lift ini. Sebuah petir berkekuatan besar menyambar pangkalan pembangkit listrik utama di Brazil, dan otomatis mematikan seluruh sistem yang ada.

Para anggota kepolisian Rio de Janeiro mengamamankan jalanan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti perampokan saat pemulihan listrik sedang dilakukan. Kota-kota lain termasuk Minas Gerais, Goias, Mato Grosso, Mato Grosso do Sul dan Rio Grande do Sul juga ikut menjadi kota hantu dalam blackout yang terjadi selama beberapa jam itu.

3. Italy blackout tahun 2003

Hanya beberapa bulan setelah kehebohan di New York, Italia menjadi korban selanjutnya. Banyak kasus kematian yang menyebar saat blackout terjadi di Italia. Mulai dari kabar tentang seorang pria yang tertabrak di jalanan karena matinya traffic light secara mendadak hingga dua orang wanita berusia senja yang terjatuh dari tangga.

Sekitar 30.000 orang terjebak dalam 110 subway yang saat itu sedang beroperasi, dan blackout terparah dalam 70 tahun terakhir di Italia tersebut merugikan lebih dari 55 juta jiwa. Sebuah pohon tumbang dikabarkan menjadi akibat utama dalam kejadian ini, karena transmisi Swiss yang mengalir di Italia dikabarkan rusak karenanya.

 

4. Brazil and Paraguay blackout tahun 2009

Akibat hujan deras dan angin kencang mengakibatkan Brazil dan Paraguay kehilangan kekuatan sejumlah 14 gigawatt yang disalurkan oleh tiga transmisi utama di kedua negara tersebut. 18 dari total 26 negara bagian menjadi kacau dengan total 60 juta orang yang menderita akibat dari blackout ini.

Repotnya, Brazil saat itu mulai disibukkan dengan persiapan World Cup 2014 dan Olimpiade 2016. Sempat dikhawatirkan Brazil akan dipenuhi keributan saat itu, namun untungnya hal tersebut tidak terjadi.

5. India Blackout 2012

Akhir Juli 2012, blackout terbesar sepanjang sejarah terjadi di India dan mengakibatkan 320 juta orang menderita. 300 juta jiwa lainnya akan menerima akibat yang sama, jika saja mereka memiliki akses listrik.

Jumlah ini terhitung sangat besar, bahkan dihitung sekitar 10 persen dari seluruh populasi manusia di muka bumi. India terlihat seperti lokasi film ber-genre apocalyptic; bayangkan, lebih dari setengah milyar manusia hidup tanpa listrik.

6. Pakistan Blackout tahun 2015

Pemadaman listrik di Pakistan pada 26 Januari 2015 yang berdampak pada sekitar 140 juta jiwa. Disinyalir pemadaman dilakukan akibat saluran transmisi listrik utama di negera itu yang dirusak oleh serangan pemberontak, memperparah krisis energi yang melumpuhkan negara itu.

7. Bangladesh Blackout tahun 2014

Pemadaman listrik di Bangladesh terjadi pada 1 November 2014 dan berdampak pada 150 juta penduduk. Pemadaman listrik berskala luas melanda Bangladesh karena pasokan daya listrik dari India terhenti akibat kerusakan jaringan listrik.

Bangladesh mulai mengimpor listrik dari India sejak Oktober 2013 lalu melalui saluran transmisi 400 kilovolt. Jaringan listrik ini membentang dari wilayah Baharampur di negara bagian Benggala Barat ke kota Bheramara, di wilayah badat daya Bangladesh. (*)

 

 

BERITA REKOMENDASI