Seni dan Budaya Meriahkan Perayaan 70 Tahun Hubungan Diplomatik RI-Norwegia

OSLO, KRJOGJA.com – Hubungan diplomatik Indonesia dan Norwegia kini telah memasuki usia ke-70. Kedua negara memutuskan membuka hubungan diplomatik pada tanggal 25 Januari 1950. Norwegia bahkan merupakan salah satu negara yang langsung memberikan dukungan dan pengakuan atas kedaulatan Indonesia pasca Konferensi Meja Bundar tahun 1949. 
Indonesia selanjutnya membuka Kedutaan Besar di tahun 1950, namun selanjutnya tutup pada sekitar tahun 1960. Norwegia sendiri akhirnya membuka kantor Kedutaan Besar di Indonesia pada tahun 1971 dan Indonesia juga kembali membuka kantor Kedutaan Besar di Oslo pada tahun 1982.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Norwegia, Todung Mulya Lubis menyampaikan dalam sambutannya bahwa hari jadi ke-70 Indonesia dan Norwegia ini sangatlah spesial karena menandai hubungan kerja sama yang erat antara kedua negara yang terjalin sudah sangat lama. 

"Kerja sama Indonesia dan Norwegia berlangsung dalam berbagai bidang dan sudah terjalin dengan sangat baik. Kedua negara menikmati sejumlah keuntungan dari berbagai kerja sama bilateral maupun multilateral, termasuk di antaranya kerja sama dalam bidang perikanan, energi, lingkungan, kesehatan, HAM, dan masih banyak lagi’, demikian disampaikan Dubes Mulya Lubis.

Selain Dubes Mulya Lubis, Wakil Menteri Luar Negeri Norwegia, Marianne Hagen, juga turut memberikan sambutannya. ‘Saya sangat senang sekali melihat hubungan Indonesia dan Norwegia yang semakin baik. Hal ini tercermin dari banyaknya kunjungan kerja sama dari pemerintah Norwegia ke Indonesia dan begitu pula sebaliknya, serta banyaknya kesepakatan kerja sama yang terjalin di kedua negara selama ini’, ucap Marianne Hagen. 

Dalam kesempatan tersebut, Marianne Hagen juga mendapatkan hadiah spesial berupa selendang tenun khas Sumatera Barat yang diberikan penari pada saat penampilan Tari Paasambahan. Acara Malam Budaya Indonesia ini berlangsung sangat meriah dan mendapatkan sambutan yang sangat hangat dari penonton.

Hal ini terlihat dari tingginya animo dan antusiasme para penonton yang menyaksikan setiap pertunjukkan. Lebih dari 200 penonton yang merupakan kelompok pemerintah, pejabat diplomatik di Oslo, pebisnis, akademisi, friends of Indonesia, dan diaspora Indonesia di Norwegia mendapatkan suguhan pertunjukan seni musik, tari, dan nyanyian yang sangat indah. (*)

BERITA REKOMENDASI