Seorang WNI Terancam Penjara Seumur Hidup di Singapura, Ini Sebabnya

SINGAPURA, KRJOGJA.com – Seorang asisten rumah tangga yang diadili karena membunuh majikannya di Singapura, meninggalkan hampir 100 luka pisau di tubuh korban, menyatakan kepada pengadilan bahwa dia tidak bisa mengendalikan tangannya, “yang terus menikam”.

Warga negara Indonesia (WNI) bernama Daryati (28), di hadapan pengadilan pada Kamis (8/10/2020), mengaku tidak berniat membunuh Nyonya Seow Kim Choo (59). Ia hanya ingin mengancamnya, menyayat wajahnya sampai Daryati bisa mendapatkan kunci brankas di mana paspornya disimpan.

Menanggapi hal itu melalui penerjemah, seperti dikutip dari Channel News Asia, Daryati berkali-kali menegaskan dia tidak berniat membunuh majikannya di rumah yang berada di Telok Kurau Singapura empat tahun lalu. Dia bilang dia dalam “keadaan sangat marah” dan tidak bisa mengendalikan tangannya.

Daryati mengatakan, dia hanya ingin mengambil paspornya, yang berada di brankas dengan kunci yang hanya dimiliki Nyonya Seow dan Tuan Ong, dan kembali ke Indonesia. Dia telah bekerja untuk keluarga itu selama sekitar dua bulan.

BERITA REKOMENDASI