Seorang WNI Terancam Penjara Seumur Hidup di Singapura, Ini Sebabnya

Namun, jaksa penuntut menunjukkan Daryati telah mengatakan dalam pernyataan polisi bahwa dia akan membunuh Seow jika dia tidak mengembalikan paspornya. Daryati sejauh ini membenarkan pernyataan jaksa, yang menyebut dirinya menargetkan Seow daripada Ong karena akan lebih mudah untuk mengalahkannya.

Dia mengaku kangen rumah dan merindukan kekasihnya di Hong Kong, dan menyatakan tidak pernah ingin ke Singapura untuk bekerja, tetapi harus karena orangtuanya. Daryati mengatakan majikannya telah memperlakukannya dengan baik, tetapi menyatakan bahwa Seow tidak mengizinkannya kembali ke Indonesia.

Dia memberi tahu pembantu lain yang bekerja untuk rumah tangga itu tentang rencananya mencuri uang dari keluarga sang majikan dan kembali ke Indonesia, tetapi tidak memberi tahu kapan akan melakukannya, atau bermaksud mengancam Seow dengan pisau.

Sebelum penyerangan, Daryati menyembunyikan senjata di sekitar rumah, antara lain pisau di lemari pakaian, palu di samping meja belajar, dan pisau pendek di keranjang di bawah wastafel kamar tidur utama.(*)

BERITA REKOMENDASI