Shavkat Mirziyoyev Dijagokan Menangi Pilpres

TASHKENT (KRjogja.com) – Rakyat Uzbekistan siap untuk memilih presiden terbaru mereka untuk menggantikan mendiang Islam Karimov yang wafat pada 2 September 2016. Presiden Interim (sementara) Shavkat Mirziyoyev diajgokan untuk memenangkan pemilihan presiden (Pilpres) meski dengan selisih yang tipis. 

Sebagaimana diberitakan, Shavkat Mirziyoyev langsung ditetapkan sebagai presiden setelah calon lainnya Nigmatilla Yuldashev menolak jabatan tersebut. Sebagai Ketua Senat, Yuldashev berhak memegang jabatan presiden selama masa transisi hingga pilpres. Sesuai konstitusi Uzbekistan, pilpres harus diadakan dalam waktu tiga bulan sejak wafatnya Karimov.

Seperti dimuat Reuters, Minggu (4/12/2016), pria berusia 59 tahun itu sudah mengumumkan sejumlah rencana jika terpilih kelak. Selain meneruskan kebijakan Karimov, Mirziyoyev berencana melakukan reformasi ekonomi, termasuk liberalisasi pasar saham asing yang selama ini dikontrol ketat pemerintah. Mantan Perdana Menteri (PM) Uzbekistan itu juga ingin meredakan ketegangan hubungan dengna negara-negara tetangganya di Asia Tengah. (*)

BERITA REKOMENDASI