Simpati Indonesia untuk Lebanon

JAKARTA, KRJOGJA.com – Saat ini menjadi waktu sulit bagi Lebanon. Seolah tidak ada kepercayaan lagi dari segenap komponen bangsa untuk maju kedepan. Setelah kejadian ledakan di gudang yang berisi asam nitrat di Beirut minggu lalu dengan korban yang luar biasa besar, maka terjadi demo besar-besaran yang menuntut pemerintah untuk mundur.

Apapun skenario mengenai Lebanon tidak dilepaskan dari kekuatan luar. Dan itulah yang dialami selama ini. Korban tetap rakyat. Beberapa tokoh masyarakat Indonesia, pimpinan lembaga kebudayaan dan kemasyarakatan dari berbagai tempat Indonesia bermaksud memberikan pesan kepada rakyat Lebanon.

Indonesia bermaksud mengadakan acara ”Pray for Lebanon”, Sabtu 15 Agustus 2020 jam 14.00 WIB. Kegiatan ”Pray for Lebanon” antara lain berupa pembacaan puisi (citation) karya Kahlil Gibran, Ananda Sukarlan juga akan mempersembahkan lagu ”Song for Lebanon”. Acara akan ditutup dengan persembahan musik ”Song for Lebanon” dan virtual choir dari lebih 150 orang. Mereka akan menyanyikan lagu ”Ibu Pertiwi” karya Charles Crozat Converse tahun 1868. Laretna Adishakti menjelaskan bahwa penyanyi tidak saja orang Indonesia, warga negara Lebanon juga sangat berminat untuk ikut.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan (support) agar rakyat dan bangsa Lebanon bersatu dan kuat. Kedua, untuk mendorong penerapan dialog yang selama ini diterapkan dalam memecahkan persoalan bangsa.

Beberapa anak-anak remaja Lebanon mengatakan bahwa mereka cinta Indonesia. ”Kami cinta Indonesia” kata Battoul Jaber, Jana Deeb dan Nour Jaber. Mereka adalah generasi masa depan Lebanon. (*)

BERITA REKOMENDASI