Singapura Ikut Batalkan Pengiriman Jamaah Haji Tahun Ini

Editor: KRjogja/Gus

SINGAPURA mengumumkan bahwa warganya tidak akan melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah pada tahun ini akibat pandemi virus corona (covid-19). Keputusan tersebut sebagaimana disampaikan oleh Pemerintah Singapura pada Jumat 29 Mei 2020.

Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) mengatakan 900 jamaah calon haji yang telah mendaftar tahun ini akan dimundurkan menjadi 2021.

“Dalam konsultasi dengan Kementerian Kesehatan, MUIS telah memutuskan bahwa sebagai pemangku kepentingan yang bertanggung jawab, Singapura sebaiknya menunda rencana Haji 2020 untuk 900 jamaah ke tahun berikutnya,” tulis Dewan MUIS, seperti dilansir AA, Selasa (2/6/2020).

Komite Fatwa Singapura yang mengeluarkan panduan agama bagi umat Islam pun mendukung keputusan MUIS. Mereka sepakat tidak mengirim jamaah haji ke Arab Saudi di tengah pandemi covid-19.

“Komite berpendapat bahwa dalam saat ini tidak semua prasyarat untuk haji yang aman terpenuhi. Oleh karena itu, mereka merekomendasikan agar delegasi Singapura menunda rencana haji untuk menghindari potensi bahaya,” tulis pernyataan tersebut.

Dengan lebih dari 26.000 kasus, Singapura saat ini adalah negara yang paling terpukul di Asia Tenggara. Alhasil, mereka mengambil langkah-langkah luas untuk mengekang persebaran virus corona.

Hingga kini Arab Saudi belum memutuskan apakah akan melanjutkan ibadah haji 2020 yang dijadwalkan pada akhir Juli. Berdasarkan data, ada sekira 2,5 juta orang yang hadiri dalam ibadah haji tahun lalu.

Banyaknya peminat haji lantaran hal ini wajib dilakukan oleh umat Islam setidaknya sekali dalam hidup mereka jika memungkinkan. Kerajaan Arab Saudi telah melaporkan jumlah kasus covid-19 hampir mencapai 47.000 dengan jumlah kematian hampir 300 orang sejauh ini.

Arab Saudi akhirnya menangguhkan umrah sepanjang tahun serta ziarah yang lebih sedikit pada Maret 2020. Kebijakan penangguhan tersebut masih jauh dari kata terkendali, sebab di Arab Saudi saat ini terdapat lebih dari 2.000 kasus baru yang dikonfirmasi pada Kamis pekan lalu.

Awal pekan ini Pemerintah Arab Saudi mengumumkan jam malam untuk libur lima hari Idul Fitri yang menandai akhir bulan puasa Ramadhan.

BERITA REKOMENDASI