Singapura Kembali Berlakukan Lockdown

Editor: Ivan Aditya

SINGAPURA, KRJOGJA.com – Singapura telah menetapkan pembatasan sosial (lockdown), Jumat (14/05/2021). Lockdown di Singapura akan berlangsung hingga 13 Juni 2021. Kebijakan itu dilakukan karena meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19.

Jika sebelumnya interaksi kelompok diperbolehkan dengan jumlah maksimal lima orang, kini diperketat menjadi dua orang. Peraturan ini juga berlaku untuk kunjungan beda rumah, yakni maksimal dua kali menerima tamu.

Bahkan, satu keluarga yang tinggal bersama dalam satu rumah tak diperkenankan keluar dengan jumlah lebih dari dua orang. Aturan jumlah kelompok maksimal dua orang berlaku untuk semua aktivitas.

Semua tempat jual-beli makanan di Singapura masih diizinkan beroperasi, tetapi dilarang menggelar kursi dan meja. Maksudnya, restoran atau warung boleh melakukan transaksi dengan sistem bungkus dan tidak ada makan minum di tempat.

Mulai Senin (17/05/2021) tidak diperkenankan acara pesta pernikahan. Satu-satunya keringanan diberikan untuk pesta nikah pada akhir pekan ini, dengan pertimbangan warga sudah menyebar undangan sejak jauh hari.

Jika ada perusahaan yang terpaksa bekerja di kantor demi kelancaran bisnis bisa melakukan pengajuan, akan tetapi dengan batasan yang ketat. Jam kerja dan jumlah aktivitas di kantor pun dibatasi.

Pertemuan sosial di tempat kerja sangat dilarang. Bahkan, istirahat makan dianjurkan di tempat kerja. Hanya saja mereka diminta menahan diri untuk tidak berbaur dengan sesama rekan kerja.

Tempat ibadah, baik masjid, gereja, maupun wihara, boleh dibuka tetapi dengan batasan 50 orang. Maksudnya, ibadah di masjid, gereja, maupun wihara maksimal dihadiri 50 orang dalam satu sesi.

Jumlah pengunjung mal dan supermarket pun diperketat. Jika sebelumnya batasannya adalah 50 persen dari kapasitas, kini dipersempit lagi menjadi 25 persen. Sterilisasi mal juga akan dikontrol secara berkala.

Sekolah tetap diperkenankan tatap muka. Syaratnya ada dua, yakni tetap mengenakan masker sepanjang pembelajaran dan satu kelas maksimal diisi 50 orang. (*)

BERITA REKOMENDASI