Singapura Kembalikan US$11,1 Juta ke Malaysia

Editor: Ivan Aditya

SINGAPURA, KRJOGJA.com – Pengadilan Singapura memerintahkan pengembalian dana sebesar US$11,1 juta yang disita pihak berwenang negara itu dalam penyelidikan transaksi terkait dengan skandal 1MDB milik pemerintah Malaysia.  Pengacara pemerintah Malaysia, Tan, Rajah and Cheah, mengatakan dalam pernyataan tertulis bahwa dana itu ditemukan dalam bentuk berbagai mata uang dari 1MDB dan anak usahanya, SRC International.

Dana itu akan ditransfer ke akun khusus untuk pengembalian dana 1MDB yang dibuat di Kuala Lumpur. "Upaya untuk menarik aset lain yang didapat secara melanggar hukum masih terus berjalan," bunyi pernyataan tertulis kantor pengacara itu.

Singapura mengambil langkah terhadap sejumlah bank dan pegawai bank karena melanggar aturan pencucian uang terkait transaksi 1 MDB, termasuk penutupan cabang bank BSI dan Falcon. Singapura adalah satu dari enam negara yang menyelidiki klaim bahwa dana sebesar US$4,5 miliar milik 1MDB digelapkan. 1MDB didirikan oleh mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.

Pada 2016, Singapura dan Malaysia sepakat untuk bekerja sama dalam mengembalikan dana yang digelapkan itu ke pemerintah Malaysia. Perintah pengadilan Singapura ini membuka jalan bagi pengembalian pertama dana 1MDB dari Singapura.

Sebelumnya, Indonesia sepakat mengembalikan satu kapal pesiar mewah bernilai US$250 juta yang diduga dibeli oleh Low Taek Jho dengan menggunakan dana 1MDB.  Low Taek Jho diduga menggelapkan dana 1MDB dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. (*)

BERITA REKOMENDASI