Stok Uranium Iran Melebihi Batas

Editor: Ivan Aditya

IRAN, KRJOGJA.com – Pemerintah Iran menyatakan persediaan hasil pengayaan uranium mereka dalam sepuluh hari mendatang akan melebihi batas yang ditetapkan oleh kesepakatan nuklir yang ditandatangani empat tahun lalu. Jika hal ini terjadi maka akan menambah panas perselisihan mereka dengan Amerika Serikat, tetapi di sisi lain mereka berharap negara-negara Eropa turun tangan untuk membantu mempertahankan kesepakatan itu.

"Produksi pengayaan uranium telah kami tingkatkan menjadi empat kali lipat dan akan terus bertambah dalam waktu mendatang, sehingga dalam 10 hari akan melampaui batas 300 kilogram," kata Juru Bicara Badan Tenaga Atom Iran, Behrouz Kamalvandi.

"Masih ada waktu bagi negara-negara Eropa untuk bertindak. Cadangan (uranium) Iran semakin hari selalu bertambah secara cepat. Penting bagi mereka (Eropa) untuk menjaga kesepakatan itu, mereka harus berupaya sebaik mungkin. Segera setelah mereka menunjukkan komitmennya, segala hal akan kembali seperti semula," ujar Kamalvandi.

Iran menyatakan akan mengurangi kepatuhan mereka dalam perjanjian itu sebagai bentuk protes terhadap Amerika Serikat. Sebab, Presiden Donald Trump memutuskan keluar dari kesepakatan itu pada 8 Mei 2018 lalu, setelah menuduh Iran mengembangkan program peluru kendali dan terlibat dalam konflik di sejumlah wilayah di Timur Tengah. (*)

BERITA REKOMENDASI