Stoptober Tekan Angka Perokok di Inggris

Editor: Ivan Aditya

LONDON (KRjogja.com) – Kampanye Stoptober tahun ini kembali diadakan di Inggris. Stoptober merupakan gerakan kampanye untuk menekan angka perokok aktif. Dalam 28 hari, terhitung mulai pada 1 Oktober, para perokok aktif disarankan untuk berhenti merokok. Menurut Public Health England (PHE), jika seseorang menghentikan kebiasaan merokoknya dalam 28 hari, maka kemungkinan besar ia akan berhenti merokok selamanya.

PHE merilis saat ini hanya 16,9 persen dari populasi Inggris yang merupakan perokok. Dengan begitu ini adalah rekor terendah sejak pendataan dimulai. Mereka juga merilis angka dari daerah-daerah yang juga mengalami penurunan terbesar dalam empat tahun terakhir.

Di Inggris sekarang ada dua kali lebih banyak mantan perokok (14,6 juta orang) dibandingkan dengan perokok (7,2 juta). Tahun lalu, dari 2,5 juta perokok yang mengikuti kampanye ini, 50 ribu orang atau sekitar 20 persennya telah berhasil.

"Meskipun menakjubkan ada lebih dari dua kali lipat mantan perokok dibanding perokok yang ada saat ini di Inggris, tapi masih ada lebih dari tujuh juta orang yang rutin merokok," ujar Direktur Kesehatan dan Kesejahteraan Nasional PHE, Prof. Kevin Fenton.

Menurutnya, disamping diet yang tidak sehat, merokok merupakan penyebab terbesar kematian dini di Inggris, merujuk pada angka lebih dari 78.000 orang meninggal per tahun. "Orang yang berhenti merokok akan segera tahu tekanan darahnya berkurang, pernapasan lebih ringan, dan sirkulasi menjadi lebih baik," tambahnya. (*)

BERITA REKOMENDASI