Suriah Tuduh Amerika Berkomplit dengan ISIS

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA (KRjogja.com) – Penasihat Presiden Suriah Bashar Assad, Bouthaina Shaaban menduga serangan yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) terhadap pasukan Suriah, sudah dikoordinasikan dengan ISIS. Dugaan ini muncul, karena setelah AS menyerang, ISIS langsung melakukan serbuan dan menduduki wilayah tenggar Deir el-Zor.

“Saat pesawat Amerika menyerang tentara Suriah, para teroris muncul dari sisi yang sama dengan posisi Amerika dan menduduki posisi tentara Suriah. Jadi, itu jelas bagi siapa pun di lapangan bahwa ada koordinasi antara pesawat Amerika yang menyerang tentara Suriah dan teroris yang datang ke tempat tentara Suriah,” kata Shaaban.

Komando Pusat AS merilis pernyataan yang mengakui jika serangan udara mereka menghantam posisi Angkatan Darat Suriah. Pernyataan yang muncul tidak lama setelah serangan menyatakan bahwa AS tidak bermaksud menargetkan pasukan Suriah, tapi teroris ISIS.

Serangan udara itu dilakukan oleh dua jet tempur F-16 dan dua pesawat A10 yang datang ke wilayah udara Suriah melalui perbatasan Irak tanpa otorisasi dari pemerintah Assad. Serangan itu sendiri terjadi di tengah gencatan senjata di Suriah disepakati oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry yang mulai berlaku pada tanggal 12 September lalu. (*)

BERITA REKOMENDASI