Suu Kyi Siap Hukum Pelanggar HAM Rakhine

Editor: Ivan Aditya

MYANMAR, KRJOGJA.com – Setelah lama bungkam, pemimpin defacto Myanmar, Aung San Suu Kyi, akhirnya buka suara mengenai situasi di Rakhine, di mana kekerasan militer terhadap Rohingya dilaporkan terus terjadi. Dalam pidato itu, Suu Kyi mengecam segala bentuk pelanggaran hak asasi manusia di Rakhine dan berjanji akan menindak tegas pelakunya.

"Pelanggaran HAM dan tindakan lainnya yang merusak stabilitas dan harmoni, juga melemahkan aturan hukum, akan ditindak sesuai dengan hukum dan peradilan yang ketat," ujar Suu Kyi.

Ia tak menjelaskan lebih lanjut kasus rinci dari pelanggaran HAM yang dimaksud. Suu Kyi hanya mengatakan, "Kami sangat prihatin dengan penderitaan semua orang yang terperangkap di tengah konflik."

Suu Kyi juga sama sekali tak menyinggung laporan mengenai kekerasan yang dilakukan oleh militer terhadap Rohingya di Rakhine. Sang penyandang jabatan resmi Penasihat Negara Myanmar ini hanya mengatakan bahwa sejak 5 September lalu, "sudah tidak ada lagi bentrokan bersenjata dan operasi pembersihan." (*)

BERITA REKOMENDASI