Taliban Ancam Serang Pilpres Afghanistan

Editor: Ivan Aditya

 

AFGHANISTAN, KRJOGJA.com -Kelompok bersenjata Taliban menyatakan tidak mengakui ajang pemilihan presiden Afghanistan yang akan dilakukan pada September mendatang. Mereka bahkan mengancam bakal mengerahkan pasukan untuk menyerang ajang kampanye para kandidat pilpres, dan meminta supaya penduduk sipil tidak menghadiri kegiatan itu supaya tidak menjadi korban.
 
"Proses pemilihan ini tidak lebih dari upaya untuk mengelabui penduduk, dan hanya untuk memuaskan ego segelintir politikus yang memalukan," demikian isi pernyataan Taliban.
 
Pemungutan suara dalam Pilpres Afghanistan bakal dilakukan pada 28 September mendatang. Taliban menyatakan mereka saat ini sedang fokus berunding dengan Amerika Serikat.
 
Taliban berharap AS menepati janji dengan segera menarik seluruh pasukan dan sekutunya dari Afghanistan. Sebagai imbal balik, mereka berjanji tidak akan mengizinkan negaranya digunakan sebagai tempat persembunyian kelompok teroris.
 
Taliban juga memboikot ajang pilpres Afghanistan. Mereka bahkan menyatakan akan mengerahkan pasukan untuk menghalangi proses pencoblosan.
 
"Supaya tidak salah sasaran, kami imbau seluruh penduduk Afghanistan untuk menjauh dari ajang kampanye," demikian lanjut pernyataan Taliban. (*)

BERITA REKOMENDASI