Tanggul Sungai Dengkeng Klaten Jebol

Editor: Ivan Aditya

KLATEN (KRjogja.com) – Tanggul Sungai Dengkeng yang berada di Desa Talang, Kecamatan Bayat, Klaten mengalami jebol akibat tak kuat menahan arus air setelah hujan mengguyur sejak Rabu sore sampai Kamis dini hari (9-10/11/2016). Tanggul yang mengalami jebol sepanjang 15 meter merupakan tanggul permanen yang baru saja dibangun. Luapan air membanjiri area persawahan dan pemukiman penduduk di Desa Talang, Bayat dan Desa Bawak, Cawas.

Kepala Desa Talang, Endro Suyanto Saputro, mengatakan, banjir yang terjadi kali ini merupakan banjir besar yang ketujuh dalam setahun terakhir. Kewenangan perbaikan tanggul jebol ada di Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS).

“Jebolnya tanggul karena derasnya arus air, sehingga fondasi tak kuat. Padahal bangunan baru. Tanggul jebol di sini yang ketiga kali, lokasinya berdekatan,” ujar Endro saat ditemui KRjogja.com, Kamis (10/11/2016).

Kepala Seksi (Kasi) Pelaksana Operasi BBWSBS, Samsi, mengatakan, pihaknya segera mengirim 60 bronjong kawat untuk menutup sementara tanggul Sungai Dengkeng yang jebol di Desa Talang, Kecamatan Bayat.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Klaten, Bambang Giyanto, menyampaikan, genangan air akibat hujan terjadi di beberapa titik wilayah seperti Kecamatan Bayat, Cawas, Trucuk, Kalikotes, Klaten Utara. Namun air mulai surut seiring menurunnya curah hujan.

“BPBD terus berkomunikasi dengan desa-desa. Masyarakat diimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan karena kemungkinan turun hujan masih bisa terjadi,” ujarnya. (R-9)

BERITA REKOMENDASI