Tentara Israel Akui Salah Serang Warga Gaza

Editor: Ivan Aditya

ISRAEL, KRJOGJA.com – Tentara Israel mengakui serangan di Gaza yang menewaskan sembilan anggota keluarga disebabkan oleh penilaian yang salah terhadap warga sipil. 

Serangan udara 14 November menargetkan rumah Rasmi Abu Malhous. Tokoh yang digambarkan oleh Israel sebagai komandan Jihad Islam, gerakan gerilyawan Palestina di mana Israel telah melancarkan kampanye selama tiga hari.

Rasmi dan delapan anggota keluarganya terbunuh oleh serangan itu, termasuk lima anak. 

Melalui pernyataannya, pihak tentara mengatakan bahwa intelijen yang dikumpulkan sebelum serangan tersebut mengindikasikan bahwa kediaman itu "ditetapkan sebagai kompleks militer organisasi teror Jihad Islam". 

Tentara telah memperkirakan bahwa warga sipil tidak akan dirugikan akibat serangan di wilayah itu, yang diyakini tidak dapat diakses oleh anggota masyarakat. Namun penyelidikan militer kemudian menemukan hal lain. 

"Bahwa meskipun kegiatan militer dilakukan di markas, tempat itu bukan kompleks tertutup, dan pada kenyataannya warga sipil hadir di sana," katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI