Terlalu Besar, Wanita Ini Rela Kecilkan Payudara Jumbonya

INGGRIS, KRJOGJA.com – Rachel Ryan, 26, dari Carmarthen, South Wales, memiliki payudara ukuran raksasa. Karena sangat besar, ia sampai takut menyusui anak-anaknya.

Ibu dua anak; Layla dan Ollie itu mengatakan terlalu takut untuk menyusui karena dia khawatir anak-anaknya akan tercekik oleh dadanya yang berukuran 38HH. Makanya, minggu depan dia akan menjalani operasi untuk mengecilkan ukurannya.

Sebelumnya, dia ditolak untuk operasi pengurangan payudara di NHS karena berat badannya. Namun, orang tua Rachel sekarang setuju untuk membayar 6.000 poundsterling yang dibutuhkan untuk menjalani operasi secara pribadi. Operasi yang akan dilakukan pada hari Senin, akan membawa ukuran payudara Rachel dari HH turun ke D.

“Saya mencoba menyusui anak-anak saya tapi payudara saya terlalu besar sehingga saya tidak bisa. Bagian atas payudara saya akan jatuh menutupi wajah mereka, jadi saya merasa gugup karena mereka akan tercekik karenanya,” tutur Rachel.

Selain besar, air susunya juga keluar terlalu cepat dan sangat banyak. “Dan susu itu keluar terlalu cepat karena ukuran payudaraku dan mereka mulai tersedak. Saya merasa patah hati karena tidak bisa menyusui dan juga karena sakit punggung yang terus saya alami,” jelasnya.

Rachel, mengatakan bahwa dia telah lama merasa tidak sadar atas payudaranya. Saat masih remaja atau tepatnya usia 14 tahun, ia sudah memiliki payudara ukuran DD. Saat hamil di tahun 2012, payudaranya terus tumbuh. “Saya tidak bisa turun ke lantai dengan mereka dan bermain dengan benar dan saat itulah saya sadar saya harus menyingkirkannya,” jelasnya.

Rachel mengatakan bahwa payudaranya sering menjadikannya subyek perhatian yang tidak diinginkan. “Karena saya memiliki payudara yang lebih besar, orang akan meneriaki saya dan saya juga akan mendapatkan penampilan yang tidak diinginkan,” katanya.

Sekarang, dengan operasi hanya beberapa hari lagi, Rachel menanti-nanti untuk bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak bisa dia lakukan. “Saya senang bisa menjadi feminin lagi dan akhirnya bisa memakai pakaian dan bra girly yang bukan bra olahraga. Tapi terutama saya senang merasa seperti ibu dan bisa bermain dengan anak-anak saya,” tandasnya.(*)

BERITA REKOMENDASI