Ternyata Covid-19 Berasal dari India, Bukan Wuhan

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – Sejumlah peneliti China menerbitkan jurnal ilmiah yang mengklaim bahwa asal virus corona Covid-19 bukan dari Wuhan, China. Mereka mengklaim memiliki teori baru yang menyatakan bahwa SARS-Cov-2 itu berasal dari India.

Penelitian ini telah ditinjau oleh sejawat (peer reviewed) dan diterbitkan dalam jurnal Molecular Phylogenetics and Evolution dan tertulis dipimpin oleh Shen Libing, dari Ilmu Biologi, Institut Shanghai.

Sebelumnya, makalah yang berjudul ‘The Early Cryptic Transmission and Evolution of Sars-CoV-2 in Human Hosts’, bahkan mengklaim bahwa virus corona sudah ada di India dan Bangladesh. Namun penelitian oleh ahli China itu belum dilakukan peer reviewed.

Shen mengklaim berdasarkan mutasi dan sejarah evolusi virus di China, virus kelelawar tidak berkaitan dengan virus manusia. Atas dasar itu mereka mengklaim tidak ada yang bisa melacak pandemi Covid-19 sejak awal.

Mereka kemudian menggunakan metode baru yang hanya menghitung jumlah mutasi pada setiap jenis virus. Strain dengan lebih banyak mutasi telah ada untuk waktu yang lebih lama, dan mutasi yang lebih sedikit justru lebih dekat dengan nenek moyang asli SARS-CoV-2.

“Tim menemukan bahwa beberapa strain memiliki mutasi lebih sedikit daripada yang pertama kali dikumpulkan di Wuhan. Itu artinya Wuhan tidak bisa menjadi tempat pertama di mana penularan SARS-CoV-2 dari manusia ke manusia terjadi,” klaim Shen.

Lebih lanjut, makalah Shen tersebut menyatakan bahwa strain paling sedikit bermutasi ditemukan di delapan negara dari empat benua: Australia, Bangladesh, Yunani, AS, Rusia, Italia, India, dan Republik Ceko.

Shen mengklaim virus corona tidak bisa menular ke manusia dari semua tempat ini pada waktu yang bersamaan. Area wabah corona pertama seharusnya memiliki keragaman genetik terbesar, menandakan bahwa wabah tersebut sudah ada lebih lama.

Shen lalu mengklaim tidak ada daerah lain yang memiliki keragaman virus lebih banyak daripada India dan Bangladesh. (*)

BERITA REKOMENDASI