Ternyata di Bulan Terdapat Air

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com –  Ilmuwan di Brown University mengatakan kemungkinan masih ada air lebih banyak di Bulan. Dengan menganalisis gambar satelit, para ilmuwan berhasil menemukan bukti bahwa air terjebak di dalam manik-manik kaca dalam abu dan bebatuan purba yang dipancarkan gunung berapi di permukaan Bulan.

Ralph Milliken, pemimpin penelitian yang dipublikasikan di Nature Geoscience, menyatakan interior bagian dalam Bulan basah. Temuan ini mungkin merupakan keuntungan bagi misi masa depan ke Bulan karena air berpotensi diekstraksi dari deposit vulkanik.

Meskipun manik-manik kaca vulkanik tidak mengandung banyak air, ada banyak bahan vulkanik untuk memberikan cadangan air. Beberapa bidang vulkanik ini mencakup ribuan kilometer persegi dan mungkin beberapa kilometer dalamnya. "Ini lebih banyak air daripada yang sebelumnya diperkirakan," katanya.

Sementara itu, Milliken mengatakan temuan sebelumnya tentang air di bulan tidak diyakini berasal dari sumber asli. Pada 2009, Badan Antariksa Amerika (NASA) mengumumkan telah menemukan air di Bulan. Satu ton permukaan Bulan bisa menghasilkan 32 ons. (*)

BERITA REKOMENDASI