Terorisme Muncul Karena Pemaksaan Sistem Barat

Editor: Ivan Aditya

RUSIA (KRjogja.com) – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, salah satu penyebab munculnya konflik, yang berujung pada tumbuh suburnya kelompok teror di kawasan Timur Tengah dan juga Teluk adalah kebijakan negara-negara Barat. Negara Barat, khususnya Amerika Serikat (AS) memaksakan penerapan sistem mereka, termasuk didalamnya demokrasi ke negara-negara di kawasan tersebut.

Putin mengatakan pemaksaan sistem ini akhirnya menimbulkan resistensi dari sejumlah pihak di negara-negara itu. Penolakan itu berubah menjadi perlawanan, yang berujung pada konflik tiada akhir, yang kemudian melahirkan ekstrimisme, radikalisme dan terorisme.

“Saya selalu berpendapat bahwa Anda tidak dapat mengubah hal-hal dari luar, mengenai rezim politik, perubahan kekuasaan. Saya yakin dan peristiwa di satu dekade terakhir menambah kepastian ini, khususnya upaya demokratisasi di Irak, Libya dan kita lihat apa yang mereka sebabkan, kerusakan sistem negara dan munculnya terorisme,” jelas Putin.

Putin, dalam wawancara itu juga menghadapi menghadapi tantangan dari para pemikir kebijakan luar negeri Barat yang mengaku mendukung teori intervensi luar untuk memfasilitasi peningkatan budaya demkorasi. Salah satunya adalah Open Society Foundations milik George Soros yang berinvestasi di media dan entitas oposisi di Rusia yang dilihat Moskow sebagai upaya terselubung untuk mengacaukan pemerintah. (*)

BERITA REKOMENDASI