Terpilih Presiden Trump Berhak Akses Kode Nuklir

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA (KRjogja.com) – Gedung Putih menolak berkomentar soal hak Donald Trump memegang kode untuk mangkses senjata nuklir Amerika Serikat (AS) setelah jadi presiden terpilih AS. Gedung Putih enggan mengungkap apakah Presiden Barack Obama mempercayakan kode nuklir kepada Trump atau tidak.

”Apa yang bisa saya katakan adalah (soal) pemilihan dan itu sudah diputuskan,” kata juru bicara Gedung Putih Josh Earnest.

”Presiden tidak bisa memilih penggantinya, orang-orang Amerika (yang) melakukan,” kata Earnest. Di AS, orang yang paling berhak memegang kode peluncuran senjata nuklir adalah presiden, karena menjadi panglima tertinggi.

Selama kampanye akhir pekan lalu, Obama mengejek Trump karena memiliki akun Twitter yang dikelola oleh pembantunya.”Jika seseorang tidak bisa mengelola akun Twitter, mereka tidak dapat menangani kode nuklir,” sindir Obama. (*)

BERITA REKOMENDASI