Tiga Negara Eropa Kembali Lockdown

Editor: Ivan Aditya

INGGRIS, KRJOGJA.com – Beberapa negara di Eropa kembali menerapkan kebijakan penguncian wilayah (lockdown) dan pembatasan pergerakan lainnya akibat tren penularan virus corona (Covid-19) yang kembali meningkat setelah sempat menurun beberapa waktu lalu. Kebijakan tersebut diterapkan menjelang libur akhir tahun dan perayaan Hari Natal.

Jerman memutuskan menerapkan lockdown dengan menutup pertokoan non-esensial, salon, dan meliburkan sekolah setelah mencatat rekor harian 590 kematian akibat corona pada pekan lalu.

Kanselir Jerman Angela Merkel menuturkan lockdown parsial akan berlaku mulai pekan ini hingga 10 Januari mendatang. Padahal, libur perayaan Natal dan Tahun baru hanya tinggal menghitung hari.

Perdana Menteri Mark Rutte mengumumkan bahwa Belanda akan menerapkan lockdown paling ketat selama lima pekan ke depan ada perayaan Natal dan Tahun Baru. Pemberlakuan lockdown itu termasuk menutup sekolah dan pertokoan yang tidak menjual kebutuhan pokok.

Rutte juga meminta seluruh masyarakat untuk tetap berada di rumah dan hanya menerima maksimal dua orang tamu dalam sehari, dan maksimal tiga orang selama Hari Natal.

Seluruh tempat publik dan rekreasi juga wajib tutup selama lima pekan ke depan. Sejumlah restoran dan kedai kopi masih diperbolehkan buka dengan hanya melayani pesanan dibawa pulang (take away).

Sejumlah daerah di Inggris seperti London akan kembali menerapkan lockdown yang kali ini disebut lebih ketat lagi setelah lonjakan kasus penularan corona baru terjadi di Ibu Kota.

Menteri Kesehatan Matt Hancock menuturkan penerapan lockdown akan berlaku mulai pekan ini mulai Rabu (16/12/2020) dini hari di seluruh London termasuk beberapa are adi selatan dan barat Essex, serta selatan Hertfordshire.

“Selama tiga pekan terakhir, kita melihat lonjakan tajam penularan virus corona di seluruh London, Kent, beberapa wilayah di Essex, dan Hertfordshire,” kata Hancock.

Selama penguncian wilayah ini, seluruh tempat hiburan seperti pub, kafe, bar, dan restoran akan tutup kecuali untuk layanan take away dan pesan antar. (*)

BERITA REKOMENDASI