Tiga Nilai Penting Ibadah Haji

Editor: Ivan Aditya

MADINAH, KRJOGJA.com – Ibadah haji yang dilaksanakan umat muslim di seluruh dunia secara umum memiliki tiga esensi penting. Hal ini yang semestinya disampaikan konsultan maupun pembimbing ibadah di semua sektor PPIH 2019 kepada jemaah haji Indonesia.

"Ada tiga aktivitas utama yang terkait dengan pelaksanaan ibadah haji, yakni peribadatan, ziarah dan rihlah atau perjalanan," sebut Staf Khusus Menag RI serta Pengendali Teknis Bidang Bimbingan Ibadah Oman Faturahman sela visitasi di sejumlah sektor layanan PPIH Arab Saudi 2019 Daker Madinah, Kamis (18/07/2019).

Untuk bidang ibadah menurut Oman, ada wajib dan sunah. Satu hal ari sisi ibadah yang wajib dari ibadah haji saat di Madinah hanyalah miqat di Dzulhulaifah atau sekitar Masjid Bir Ali. Hal inilah yang perlu diedukasi, visitasi serta dipagari konsultan maupun pembimbing ibadah kepada jemaah agar hal wajib ini jangan sampai terlewat. "Untuk ibadah sunah ada Salat Arbain," ucap Oman.

Sementara pada sisi ziarah, banyak hal yang dapat dilakukan, seperti menziarahi Makam Rasulullah SAW atau tempat lain bukan pemakaman namun memiliki makna untuk meningkatkan spiritualitas bagi jemaah. "Misalnya saja Masjid Quba, Masjid Qiblatain dan lainnya," sambung Oman.

Dari sisi rihlah atau perjalanan, umat Islam pada abad 17 berdasar sejarah Islam Nusantara sudah memaknai haji sebagai salah satu rihlah ilmiah. datang ke tanah suci tidak hanya untuk waktu satu bulan. Tapi bertahun-tahun sambil menempuh pendidikan. Untuk kondisi saat ini dapat dimaknai sebagai rihlah ruhaniah atau perjalanan penuh ruhani dengan mengambil hikmah sejarah perjalanan Rasulullah SAW dalam berjuang menegakkan Islam. (Feb)

BERITA REKOMENDASI