Tiga Puluh Wartawan Turki Terancam Penjara

Editor: Ivan Aditya

TURKI, KRJOGJA.com – Sebanyak tiga puluh wartawan dan eksekutif dari sebuah surat kabar Turki yang ditutup tahun lalu diadili pada Senin (18/09/2017). Mereka dituntut hukuman penjara seumur hidup atas tuduhan memiliki hubungan dengan usaha kudeta terhadap Presiden Tayyip Erdogan yang gagal.

Mantan karyawan-karyawan surat kabar Zaman tersebut dituntut dengan tuduhan terlibat dalam keanggotaan sebuah prganisasi teror bersenjata dan mencoba untuk menggulingkan pemerintah, parlemen, dan tatanan konstitusional melalui hubungan mereka dengan Ulama Fethullah Gulen.

Surat kabar Zaman disebut berafiliasi dengan Gulen, ulama yang berbasis di Amerika Serikat dan mantan Sekutu Erdogan. Gulen disalahkan karena dianggap menghasut kudeta Juli 2016 yang gagal. Namun, Gulen membantah tuduhan keterlibatannya tersebut.

Zaman pertama kali disita oleh Pemerintah Turki pada Maret 2016, beberapa bulan sebelum usaha kudeta, hinnga kemudian diputuskan untuk ditutup oleh pemerintah. Sebanyak 22 tersangka telah menjalani penahanan pra-sidang selama berbulan-bulan, termasuk kolumnis berusia 73 tahun, Sahin Alpay.

Jika saya terlintas dalam pikiran saya bahwa gerakan Gulenist akan berperan dalam usaha kudeta, saya tidak akan pernah menulis sebuah kolom di koran Zaman," kata kantor berita Dogan mengutip Alpay. (*)

BERITA REKOMENDASI