Tim Kesehatan Haji Khusus Ikut Tangani Reguler

JAKARTA, KRJOGJA.com – Wakil Ketua Umum (Waketum) Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Muharom Ahmad mengatakan, seluruh jamaah haji khusus telah memasuki Mina, dan secara bergelombang telah melakukan lontar jumrah Aqoba (besar) yang menjadi wajib dalam pelaksanaan haji dengan tujuh butir batu atau kerikil yang disiapkan saat mabid atau bermalam di Muzdalifah sesaat setelah wukuf di Arafah.

Pelaksanaan ini pun, menurutnya, diatur secara bergelombang yang dimulai sejak pagi hari Waktu Arab Saudi (WAS) hingga malam hari sesuai dengan jadwal yang keluarkan pihak pengelola maktab atau pemondokan masing-masing. “Alhamdulillah, secara keseluruhan jamaah haji khusus dalam pengendalian yang baik disertai kondisi kesehatan yang baik pula," ujar Muharom dalam pernyataanya di Jakarta, Minggu (3/9/2017).

Keadaan itu diakui Muharom tak terlepas dari letak lokasi maktab yang sangat strategis karena berada di dekat Jamarat atau lokasi lontar jumrah di Mina. Saat ini, imbuhnya, saat ini pihak petugas dan tim kesehatan dari jamaah haji khusus banyak membantu jamaah haji reguler yang membutuhkan pertolongan seperti tersesat atau mengalami sakit selepas melakukan lontar jumrah Aqoba. (Ful)

BERITA REKOMENDASI