Trump Akui Punya Rekening di Bank China

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Calon presiden petahana Amerika Serikat Donald Trump menjawab isu kepemilikan rekening di bank China yang tak dilaporkan ke publik dalam debat capres AS terakhir. Trump membantah tak bersikap transparan dan mengklaim rekening yang dibuka pada 2013 itu terdaftar dan diketahui semua orang.

Dia menyebut kepemilikan rekening tersebut adalah hal yang wajar karena dimiliki saat dirinya masih menjadi pebisnis di bidang properti. “Saya punya banyak rekening bank dan semuanya terdaftar dan tersebar di berbagai tempat, saya adalah seorang pebisnis,” katanya.

Lebih lanjut, Trump menyebut bahwa rekening tersebut telah ditutup pada 2015 silam, sebelum ia mencalonkan diri sebagai capres AS periode pertama . Penutupan rekening ini diklaim Trump sebagai sebuah sikap yang etis.

Sebaliknya, ia menuding rivalnya dalam pilpres AS, Joe Biden, yang melakukan bisnis internasional selama masih menjabat sebagai wakil presiden.

“Tidak seperti dia (Biden) yang menjabat sebagai wakil presiden dan melakukan bisnis. Saya lalu memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai presiden dan saya menutup rekening,” jelasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI