Trump Ancam Demonstran

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Presiden Donald Trump mengancam pengunjuk rasa yang berencana menggelar aksi protes jelang kampanye pemilihan presiden di Tulsa, Oklahoma. Kampanye ini dilakukan di tengah kontroversi setelah Oklahoma mencatat lonjakan kasus virus corona.

“Setiap pengunjuk rasa, anarkis, agitator, penjarah, atau orang rendahan yang akan datang ke Oklahoma mohon mengerti, Anda tidak akan diperlakukan seperti di New York, Seattle, atau Minneapolis, akan menjadi tempat yang berbeda,” tulis Turm

“Kampanye saya belum dimulai. Itu akan berlangsung pada Sabtu malam di Oklahoma,” tulisnya.

Juru bicara kampanye Trump, Marc Lotter mengatakan ucapan presiden ditujukan untuk agitator, bukan pengunjuk rasa. Lotter mengklaim Trump mendukung protes damai dan orang-orang yang menggunakan haknya.

Juru bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany dalam konferensi pers mengonfirmasi cuitan Trump dalam menghadapi pengunjuk rasa. McEnany mengatakan maksud Trump merujuk pada unjuk rasa yang merusak dan ia tetap mengizinkan aksi protes damai.(*)

BERITA REKOMENDASI