Trump Ancam Gunakan Kekuatan Militer Redam Demo Floyd

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Trump pada Rabu malam memberikan ultimatum, jika para pejabat tidak segera membereskan para pengunjuk rasa, dia akan turun tangan dengan mengerahkan pasukan. Trump mengancam akan menggunakan militer aktif untuk meredam protes dan mendorong gubernur untuk mengerahkan pasukan Garda Nasional demi mengawal demonstrasi.

MEnanggapi hal itu Wali Kota Seattle Jenny Durkan menyindir Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali ke bunker karena kesal atas ancaman invasi dalam menghadapi pengunjuk rasa. Hal itu diungkapkan Durkan setelah sang presiden mendesak pejabat Seattle merebut kembali Zona Otonomi Capitol Hill yang telah diduduki demonstran.

Durkan dan Gubernur Negara Bagian Washington Jay Inslee tidak setuju dengan cara yang ditempuh Trump dalam menghadapi pedemo. Durkan menganggap cara tersebut bisa melanggar hak konstitusional para pengunjuk rasa. Dia berkomitmen untuk melindungi hak amandemen pertama.

Kata dia Cal Anderson Park dan Capitol Hill akan selalu menjadi tempat bagi kebebasan berbicara dan berkumpul. “Bikin kami semua aman, kembali ke bunker Anda,” tulis Durkan di Twitter merujuk pada insiden Trump dilarikan ke bunker Gedung Putih selama hampir satu jam di tengah protes keras bulan lalu.

“Orang yang tidak mampu memerintah tidak boleh ikut campur dengan urusan negara bagian Washington,” tulis Gubernur Negara Bagian Washington Jay Inslee di Twitter. (*)

BERITA REKOMENDASI