Trump Ancam Pecat Menhan

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump nyaris memecat Menteri Pertahanan, Mark Esper pada pekan lalu setelah keduanya berselisih paham soal wacana pengerahan tentara reguler untuk menghadapi aksi demonstrasi kematian George Floyd. Sumber mengatakan sekutu dan penasihat presiden di Gedung Putih membahas tentang ancaman Trump setelah menanyakan pendapat mereka tentang ketidaksepakatan yang disampaikan Esper.

Beberapa pejabat mengatakan Esper bahkan sudah menyiapkan surat pengunduran diri, tetapi ia diyakinkan oleh para stafnya untuk mengurungkan niat tersebut. Pekan lalu Esper menyatakan pasukan reguler untuk membantu penegakan hukum hanya dilakukan sebagai jalan terakhir.

Saat berbicara dari podium ruang pengarahan Kementerian Pertahanan AS (Pentagon), Esper mencatat bahwa negara sedang tidak dalam situasi genting.

“Pilihan untuk menggunakan pasukan aktif dalam peran penegakan hukum hanya boleh digunakan sebagai pilihan terakhir, dan hanya dalam situasi yang paling mendesak dan mengerikan. Kita tidak berada dalam salah satu situasi itu sekarang. Saya tidak mendukung penerapan Undang-Undang Pemberontakan,” kata Esper.

Pekan lalu, Sekretaris Pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany, tidak langsung menjawab pertanyaan apakah Trump masih mempercayai Esper. “Hingga sekarang, Menhan Esper tetaplah Menhan Esper,” kata McEnany. (*)

BERITA REKOMENDASI